Seperti
yang kita tahu bahwa bulu mata memiliki peran penting dalam menambah keindahan
mata. Anggapan bulu mata yang indah adalah bulu mata yang panjang, tebal serta
tidak mudah rontok. Hal ini tentu saja sangat diinginkan oleh setiap wanita.
Selain memiliki fungsi estetik tersebut, bulu mata juga memiliki fungsi
proteksi untuk melindungi mata dari benda asing.
Sama
halnya dengan rambut, bulu mata memiliki 3 fase siklus pertumbuhan. Yaitu fase
Anagen (pertumbuhan), Katagen (peralihan) dan Telogen (istirahat). Namun
berbeda dengan rambut dibagian tubuh lain, fase pertumbuhan bulu mata lebih
pendek dan butuh waktu beberapa bulan untuk mencapai fase pertumbuhan
lagi.
Bulu mata yang tipis dan mudah rontok bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada bulu mata dan bila hal itu terjadi tentu akan mempengaruhi keindahan mata yang akan berujung pada kurangnya kepercayaan diri seseorang. Kerusakan bulu mata dapat dipengaruhi
- Faktor internal seperti stress, diet atau kurang nutrisi yang dibutuhkan, infeksi ataupun konsumsi obat.
- Faktor eksternal seperti pemakaian mascara atau make up mata terutama yang bersifat waterproof, pelentik bulu mata, bahan kimia pada proses pengeritingan bulu mata atau pada lem bulu mata palsu, menggosok atau menggaruk bagian akar bulu mata terlalu keras.
Hal-hal
tersebut dapat menyebabkan rusaknya folikel pada akar bulu mata. Bila folikel
rusak maka pertumbuhan bulu mata akan terganggu seperti bulu mata akan menjadi
tipis, mudah rapuh dan pendek.
Untuk
perawatan sehari-hari, anda dapat mulai dengan menjaga kebersihan mata dengan selalu
menghapus make up mata sebelum tidur, hindari memakai make up mata dengan
formula waterproof terlalu sering karena saat membersihkannya terlalu keras
dapat merusak akar bulu mata dan menyebabkan bulu mata mudah rontok, jangan
menggaruk atau menggosok bagian bulu mata terlalu keras, hindari stress dan
konsumsi obat. selain itu anda juga harus mengkonsumsi asupan gizi yang
seimbang lengkap dengan vitamin dan perbanyak minum air putih.


No comments:
Post a Comment